Berita Foto Bisnis

Pedagang Pasar Pasir Gintung Keluhkan Toko Online

Pedagang Pasar Pasir Gintung Keluhkan Toko Online

Pasar Pasir Gintung. | Khoirunnisa

Pasar Pasir Gintung. | Khoirunnisa

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pedagang di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, menilai, adca persaingan yang tidak sehat di toko-toko online. Hal ini menjadi salah satu penyebab jatuhnya daya tarik sejumlah pasar besar, seperti Pasar Pasir Gintung.

Para produsen bisa langsung menjual produk ke masyarakat tanpa perantara para pedagang di pasar.

Kondisi ini mengakibatkan harga produk yang dijual ke masyarakat jauh lebih murah daripada harga di pasar.

“Jujur, semenjak ada toko-toko online itu, omzet penjualan baju milik saya sangat terpengaruh,” kata Ida, pedagang, kepada wartalampung.id, Rabu, 1/11/2023.

Di luar itu, Ida juga menjelaskan produk yang dijual di toko online jauh lebih murah dibanding dengan harga di pasar.

Terlebih mengingat para pedagang di pasar perlu menaikkan harga produk yang dijualnya karena faktor seperti salah satunya biaya sewa toko.

“Kalau di toko online kan harga lebih murah ditambah konsumen tinggal pilih melalui aplikasi dan itu pun gratis biaya pengiriman. Itu menurut saya yang merusak,” tambah Ida.

Di sisi lain ia merasa perlu adanya pembatasan barang impor guna menekan peredaran produk murah yang merusak harga pasar melalui toko online seperti Shopee maupun aplikasi penjualan lainnya.

Menurut Ida, dengan dilakukannya pembatasan impor, pemerintah bisa mengatur melalui kebijakan untuk membantu memulihkan kondisi para pedagang di pasar. “Saya berharap kondisi ini cepat membaik dan ada solusi dari pemerintah agar usaha saya juga tetap lancar dan saya bisa terus berjualan di pasar,” kata Ida. [Khoirunnisa

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda