Irfan YM pemilik Goedang Antik. | Aulia Kartika

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Berawal dari membantu orangtua berdagang, Irfan YM menjadi tertarik dan menekuni hobinya untuk menjual barang antik.
Awalnya, pada tahun 1990, ia masih di Bengkulu menjual barang-barang antik sebelum akhirnya di tahun 2000 membuka tokonya di Lampung.
Irfan mengatakan, dari menjual barang antik ini ia bisa mendapatkan keuntungan hingga ratusan juta rupiah.
Barang-barang yang ia jual berkisar antara puluhan ribu hingga ratusan juta bergantung pada kualitas barang dan nilai sejarah dari barang antik tersebut.
Adapun barang yang ia jual seperti porselen, kain batik, kain ulos, songket, lukisan, patung, dan lain sebagainya. Biasanya ia memasarkan barang dagangannya hanya melalui kenalan.
”Kalau untuk memasarkan barang dagangan sih ya dari mulut ke mulut saja. Jadi, kalau ada yang mencari barang ya paling telepon ke nomor saya,” kata dia.
Irfan membuka tokonya di Jalan Agus Salim, Kelurahan Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat. Nama tokonya “Goedang Antik”. [Aulia Kartika]

Tinggalkan Komentar Anda