Berita Foto Ruwajurai Pesawaran

Komunitas DAAL, Tak Ada Rekrutmen, Anggota Dibekali Pelatihan Seni Komprehensif Termasuk Menulis

Komunitas DAAL, Tak Ada Rekrutmen, Anggota Dibekali Pelatihan Seni Komprehensif Termasuk Menulis

Komunitas DAAL. | Dini Aulia

Komunitas DAAL. | Dini Aulia

Wartalampung.id, Gedongtataan – Dian Arza Arts Laboratory (DAAL), sebuah komunitas seni berbasis dance teater, terus berkembang pesat sejak didirikan pada 25 Desember 2012.

Dengan lebih dari 200 anggota hingga saat ini, komunitas ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi pecinta seni, tetapi juga menawarkan wadah eksplorasi seni dari tradisional hingga eksperimental.

Tujuan utama pendirian komunitas ini adalah menciptakan ruang bagi mahasiswa dan pekerja seni untuk saling berbagi dan peduli satu sama lain.

“DAAL adalah tempat belajar, terutama bagi mahasiswa dengan passion seni,” ungkap Direktur Program DAAL, Agung, di sela lokakarya yang diadakan di Amandadi Riverside, Gedongtataan, Pesawaran, kemarin.

Sebagian besar anggota DAAL, kata dia, adalah mahasiswa Universitas Lampung, terutama dari Program Studi Seni Tari. Namun, DAAL terbuka untuk semua, tidak terbatas pada latar belakang seni.

Agung menjelaskan, bergabung di DAAL tidak harus menjadi orang seni terlebih dahulu. Kata dia, orang yang memiliki ketertarikan dengan seni juga dapat bergabung dengan DAAL,

Tidak seperti kebanyakan komunitas, DAAL tidak melakukan rekrutmen terbuka.

“Kami tidak mengadakan rekrutmen. Anggota kami datang sendiri untuk bergabung. Namun, mereka harus melewati masa magang untuk menunjukkan keseriusan,” tambah Agung.

Anggota DAAL mendapatkan manfaat berupa pelatihan seni yang komprehensif.

“Di komunitas ini, anggota mendapat pelatihan olah tubuh, olah rasa, dan kemampuan menulis,” ungkap Agung.

Dengan pendekatan ini, DAAL memberikan pengalaman seni yang lebih mendalam dan menyeluruh bagi anggotanya.

Kata Agung, DAAL, yang memiliki cabang di Jambi namun berpusat di Bandar Lampung, terus menjadi sumber inspirasi bagi pecinta seni yang ingin menggali dan mengembangkan bakat mereka dalam suasana yang penuh kreativitas dan keberagaman. [Dini Aulia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda