Pelatihan menanam dasar bagi penyandang disabilitas. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Untuk menumbuhkan gerakan menanam di tengah masyarakat, Komunitas Ayo Menanam Indonesia (KAMI) terus berkomitmen dan berkhidmat dalam mengedukasi masyarakat melalui transfer ilmu dan teknologi cara menanam dengan memanfaatkan lahan kosong di perkotaan.
Hal ini ditunjukkan dengan pelaksanaan kegiatan pelatihan menanam dasar bagi penyandang disabilitas Kota Bandar Lampung, Minggu, 13/8/2023 di Kecamatan Kemiling.
Kegiatan yang dihadiri 40 orang penyandang disabilitas ini merupakan kerja sama KAMI dan Unit Pengolahan Teknis Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Dinas Sosial Provinsi Lampung.
Hadir dalam pelatihan tersebut pembina KAMI Muckhtar Gunadi, Ketua KAMI Soleh, Kepala UPT Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Maman Suparman, dan sejumlah tenaga ahli dan instruktur KAMI.
Maman Suparman membuka pelatihan. Dalam sambutannya, ia mengatakan, jumlah penyandang disabilitas yang dibina oleh Dinas Sosial ada sekitar 50 orang dari berbagai latar belakang di antaranya tunanetra, tunarungu, dan tunawicara.
Dinas Sosial yang memiliki tugas dan fungsi melakukan pembinaan dan pengembangan bagi penyandang disabilitas memandang penting menumbuhkan bakat dan minat melalui sejumlah pelatihan, salah satunya kegiatan yang digelar KAMI.
Ia berharap pelatihan ini dapat terus berkelanjutan melalui pembinaan dari tenaga ahli KAMI sehingga ilmu menanam yang diberikan dapat langsung dipraktikkan.
Pelatihan yang diberikan oleh KAMI antara lain cara pembiakan tanaman bunga, pembuatan arang sekam, pembuatan pupuk kompos, dan pengenalan hidroponik sederhana yang disampaikan oleh pelatih yang memiliki keahlian di bidangnya.
KAMI merupakan komunitas yang menghimpun ASN dan praktisi yang ahli untuk bersama-sama berkhidmat mengedukasi masyarakat dalam gerakan ayo menanam di perkotaan.
KAMI membuka komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat, pemerintah, dan komunitas lainnya dalam kerja sama edukasi dan pelatihan menanam. []
