Yuli Nugrahani. | Galih Rahmatullah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ketua Forum Puspa Lampung Yuli Nugrahani mengatakan, nilai yang paling utama adalah nondiskriminasi.
Maka, kata dia, penghormatan terhadap manusia, apa pun yang melekat pada diri manusia, entah dia laki-laki maupun perempuan, yang membutuhkan kebutuhan khusus apa pun, usia berapa pun, suku apa pun, agama apa pun, berhak mendapatkan penghormatan yang sama sebagai manusia.
Yuli mengatakan, dengan dasar itu pihaknya hari ini mengadakan diskusi di FISIP Universitas Lampung. Wabilkhusus, ujarnya, menyikapi non keterwakilan perempuan di Bawaslu Lampung.
Yuli mengatakan, pihaknya menginisiasi diskusi ini karena dikeluarkannya surat penetapan anggota Bwaslu Lampung sudah dilantik dan semuanya adalah laki–laki.
Kata Yuli, dalam diskusi itu, informasi itu memberikan rasa gelisah dan gundah, khususnya di grup Puspa Lampung. Hal itu memunculkan banyak pertanyaan.
“Pertanyaan-pertanyaan tersebut akhirnya kami rangkum menjadi tema dalam kegiatan diskusi ini,” kata dia.
Forum Puspa Lampung mengusung tema “Posisi Politik Perempuan Hari Ini, Pentingkah?”
Acara diisi beberapa narasumber di antaranya mantan komisioner KPU Lampung Handi Mulyaningsih, guru besar FISIP Unila Ari Darmastuti, dan anggota Tim Seleksi Bawaslu Lampung Mike Yustia Ayu Ratnasari. [Galih Rahmatullah]
