PTBA Tarahan-IZI Lampung pelatihan kerajinan kerang di Sidodadi, Teluk Pandan, Pesawaran. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Teluk Pandan – Laznas Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Lampung mengadakan kegiatan pelatihan Program Kerajinan Kerang yang berlokasi di Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Kamis, 27/7/2023.
Program Kerajinan Kerang ini merupakan program kerja sama PT Bukit Asam (PTBA) Tbk Unit Pelabuhan Tarahan dan Laznas IZI Lampung dengan menyasar masyarakat ekonomi lemah (mustahik) sebagai peserta pelatihan atau penerima manfaat program.
Peserta pelatihan berjumlah 10 orang yang kebanyakan ibu rumah tangga dan ada juga seorang kaum disabilitas. Tujuan dari program ini adalah untuk memberdayakan para peserta pelatihan agar nantinya dapat menghasilkan pendapatan sehingga bisa membantu ekonomi keluarga mereka.
Dalam kegiatan pelatihan ini, hadir Kepala Dusun 1 Desa Sidodadi, Priyanto. Dalam kesempatan tersebut, Priyanto memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan agar bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan.
“Saya berharap dari hasil pelatihan ini, ibu-ibu dapat berkreasi dan menghasilkan kerajinan kerang yang memiliki nilai jual. Kemudian dapat menularkan ilmunya dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama membuat kerajinan kerang. Sehingga nantinya daerah kita bisa terkenal dengan kerajinan khasnya,” ujar Priyanto.
Pelatihan diawali dengan pre test tentang pengetahuan kerajinan kerang. Kemudian pelatihan dipandu oleh Sri Sukarsih sebagai pemateri. Sri adalah salah satu penduduk di Desa Sidodadi yang sudah lama berkecimpung dalam kerajinan kerang.
“Awalnya dulu saya ingin menghasilkan sesuatu dari hasil sumberdaya lokal. Kemudian saya ikut pelatihan kerajinan kerang. Akhirnya saya bisa memproduksi kerajinan seperti ini,” jelas Sri.
“Dengan adanya kegiatan ini, semoga saya dapat berbagi ilmu untuk masyarakat disini dan saya lihat memang peserta yang hadir sangat antusias mengikuti pelatihan hari ini,” lanjutnya.
Desy Roa, Kabid Pendistribusian dan Pemberdayaan Zakat (PPZ) Laznas IZI Lampung, mengatakan, pelatihan ini adalah sebagai pelatihan awal dalam Program Kerajinan Kerang.
“Pelatihan ini merupakan pelatihan pertama. Adapun materi yang disampaikan adalah pengenalan alat dan bahan untuk pembuatan kerajinan dan bagaimana pengaplikasiannya,” ujar Desy.
Salah satu peserta pelatihan, Eka, mengaku sangat bersemangat mengikuti pelatihan. Ia ingin kegiatan ini berkelanjutan dan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat sekitar.
“Saya berharap kami terus didampingi untuk kelanjutan kegiatan ini, terutama dalam hal pemasaran,” ungkapnya.
Kegiatan Pelatihan Program Kerajinan Kerang diakhiri dengan ujian tentang materi yang diberikan pada hari ini. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama hasil dari kreativitas para peserta pelatihan.
Sementara itu, Saring Setiyono, salah satu peserta pelatihan yang merupakan penyandang disabilitas, melakukan pelatihan di tempat terpisah. Ia berhalangan hadir di tempat pelatihan dikarenakan keterbatasannya untuk bisa sampai ke lokasi pelatihan.
Sri Sukarsih sebagai pemateri kemudian lalu menyambangi langsung ke kediamannya dan memberikan pelatihan secara khusus. Penyebab Saring menjadi penyandang disabilitas adalah karena virus polio yang menyerangnya sewaktu kecil sehingga dirinya tidak dapat berjalan hingga saat ini. Namun, Saring tetap semangat dalam mengikuti Program Kerajinan Kerang ini.
GM Unit Pelabuhan Tarahan PT Bukit Asam Tbk Hengki Burmana melalui AVP SDM, Umum, Keuangan dan CSR, Hamdani, menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
Adapun di Desa Sidodadi, Pesawaran, dukungan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan untuk pengembangan ekowisata mangrove Cuku Nyi Nyi juga diwujudkan dengan pembangunan sejumlah sarana pendukung seperti gazebo, trek joging, dan miniatur menara Eifel.
“Pelatihan ini dapat menjadi daya dukung wisata dari sisi ekonomi yang bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” kata Hamdani. [Ragil Crysanti/IZI Lampung]
