Alat berat di Way Kerap usai banjir. | Afrizal

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Derasnya hujan beberapa hari lalu menyebabkan tanggul sungai di Pekon/Desa Way Kerap, Kecamatan Semaka, Tanggamus, jebol.
Daerah aliran sungai (DAS) menjadi sumber mata air persawahan warga setempat. Hasil panen tahun ini terancam gagal dikarenakan terendam banjir lumpur usai tanggul jebol.
Matzurani Alumbu, Kepala Pekon Way Kerap, mengatakan, pihaknya membutuhkan bantuan pemerintah daerah setempat.
Matzurani meminta agar dilakukan perbaikan tanggul yang jebol. Ia ingin dibangun lagi beronjong.
Matzurani mengucapkan terima kasih kepada dinas terkait yang merespons penanggulangan sementara dengan melakukan penimbunan untuk menghindari kerusakan sawah.
Ansori, ketua Badan Hippun Pemekonan setempat, menuturkan, dikhawatirkan, jika hanya dilakukan penimbunan, akan terkikis lagi derasnya air sungai.
Ia berharap pemerintah segera melakukan pemberonjongan tanggul yang jebol. [Afrizal]
