Berita Foto Opini

Opini: Keindahan Puisi Prancis À deux beaux yeux Karya Théophile Gautier

Opini: Keindahan Puisi Prancis À deux beaux yeux Karya Théophile Gautier

Kainuna Rafa Ilzami

Kainuna Rafa Ilzami

Oleh Kainuna Rafa Ilzami, Mahasiswi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung

Bahasa Prancis merupakan salah satu bahasa internasional. Ia juga terkenal akan keindahan aksennya yang serak-serak basah, terutama di kalangan masyarakat Eropa.

Lalu, alasan apa yang menjadikan bahasa Prancis terkenal di kalangan masyarakat Eropa? Itu dikarenakan ia ditetapkan menjadi bahasa internasional di Uni Eropa. Oleh karena itu, tak heran lagi jika kita sering menjumpai orang-orang Eropa yang menggunakan bahasa Prancis.

Ketika kita membahas Prancis, kita tak mungkin melupakan tentang cinta, roti baguette, dan kota Paris. Hal-hal itu yang menurut saya adalah salah satu dari sekian alasan banyak orang yang tertarik untuk mempelajari Prancis dan bahasanya.

Ketika kita sudah mempelajarinya, kita akan masuk ke dalamnya dan jatuh cinta akan bahasanya. Walaupun bahasa Prancis terdapat beberapa perbedaan terkait kata benda yang memiliki gender, itu bukanlah sebuah halangan untuk mempelajari salah satu bahasa yang indah ini.

Lalu, saat mempelajari bahasa Prancis ini, kita juga setidaknya akan mempelajari budaya, kesenian, dan sastra Prancis. Karena itu semua adalah bagian dari keindahan lainnya dari Prancis, selain Menara Eiffel yang merupakan lambang romasa kota Paris tentunya. Tetapi, kali ini saya akan berfokus pada salah satu jenis sastra, yaitu puisi.

Puisi merupakan suatu media untuk menyalurkan dan mengungkapkan perasaan dengan diksi-diksinya yang indah. Seperti yang kita tahu, puisi yang ditulis sudah seharusnya mengandung perasaan agar ketika membacanya, pembaca akan masuk ke dalam emosi yang ingin disampaikan oleh penulis puisi.

Sama halnya puisi di Indonesia, Prancis juga banyak memiliki penyair yang menghasilkan puisi-puisi indah dalam bahasanya, yaitu bahasa Prancis.

Salah satu puisi Prancis yang menurut saya indah untuk dibaca adalah À deux beaux yeux, pemilik dua mata yang indah, karya Théophile Gautier. Ketika saya membaca judulnya saja, saya sudah terpikat akan puisi ini.

Sehingga saya tertarik untuk membacanya. Hal ini dikarenakan keindahan yang terpancar dari judul puisinya yang membuat rasa ingin tahu saya mencari tahu tentang bait-baitnya.

Puisi ini memiliki empat bait yang mengikutinya. Pada bait pertama, ia menggambarkan seseorang yang memiliki mata yang unik dan menawan. Kemudian, kilaunya basah dan bergulir lesu.

Pandangan saya pada bait pertama, ia menceritakan tentang kebahagian yang terpancar dari matanya dan perlahan-lahan berubah berurai air mata dan mulai meredup, alias kesedihan mendatanginya.

Lalu, pada bait kedua, ia menggambarkan diambilnya api intan dari matanya hingga tersisa setengah pancarannya yang masih hidup. Hal ini saya artikan kesedihan yang diterimanya terus berdatangan hingga ia merasa lelah menghadapinya. Isi bait kedua ini membuat saya terhenyak ke dalam hati dan membuat sedih.

Kemudian, pada bait ketiga, ia menggambarkan seribu cinta kecil yang datang untuk menemukan dirinya lebih cantik dan menyalakan kembali obornya. Sentimen yang saya ambil pada bait ini adalah ia mendapatkan kebahagiannya kembali dari hal-hal kecil yang ia miliki. Itulah yang membuat dia mendapatkan kembali semangat baru dalam menjalani hidupnya.

Dan bait terakhir atau bait keempat, ia menggambarkan bahwa mereka begitu transparan hingga jiwanya terlihat seperti bunga surgawi dan ia dapat terlihat melalui bola kristal.

Bait terakhir ini menurut saya adalah kebahagian yang hadir di hidupnya sangat jelas terlihat dan bisa terbaca hanya dari melihat dirinya, bahkan tanpa bertanya apakah dia bahagia atau tidak.

Setelah salah satu puisi Prancis À deux beaux yeux karya Théophile Gautier dibahas, dari sana bisa terlihat keindahan pemilihan kata dan makna yang terkandung di dalamnya.

Karena puisi mengajarkan kita apa itu arti rasa yang mendalam dengan menggunakan kata-kata indah penuh makna. Sehingga keindahan pada puisi Prancis ini bisa membuat kita tertarik untuk mempelajari bahasa Prancis. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda