Berita Foto Ruwajurai Pringsewu

Salimah Pringsewu Gelar Kantin di Musala At Taqwa

Salimah Pringsewu Gelar Kantin di Musala At Taqwa

Moh Masrur. | Dokumentasi

Moh Masrur. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pringsewu – PD Salimah Pringsewu menggelar kajian rutin (kantin) di Musala At Taqwa, Pringsewu Barat, Pringsewu, Sabtu, 25/3/2023. Pembicara dalam kajian ini adalah Moh. Masrur.

Acara ini dihadiri oleh 75 peserta ditambah pengurus PD Salimah Pringsewu.

Kantin Salimah biasa diadakan satu bulan sekali. Setiap Ramadan berkililing ke majelis taklim di sekitar Pringsewu sekaligus sebagai ajang silaturahmi. Ramadan kali ini kegiatan dipusatkan di Musala At Taqwa Pringsewu Barat.

Zikir Almatsurat dipandu Lilis, Wakil Ketua PD Salimah. Ini merupakan kegiatan pembuka dalam acara ini.

Sebelumnya para peserta telah dibagikan bingkisan yang berisi gula pasir dan minyak makan serta buku saku zikir Almatsurat.

Acara dilanjutkan dengan acara inti yang dikomandani Aryani, salah seorang anggota Salimah. Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Galuh dan pembacaan selawat nabi.

Kemudian disambung dengan sambutan oleh Ketua Takmir Musala At Taqwa Suhada dan pengenalan Salimah oleh Ketua PD Salimah Pringsewu Eka Fitriana.

Dalam sambutannya, Eka mengenalkan tentang Salimah dan program-programnya. Ia berharap akan akan kegiatan lanjutan yang bisa dilakukan secara rutin.

Kajian yang bertema “Siapkan Ruhiyah dan Jasadiyah Demi Ramadan yang Penuh Berkah” disampaikan Moh. Masrur. Ia adalah pemimpin Pondok Pesantren Insan Mulia Boarding School (IMBOS) Pringsewu.

Dalam urainnya ia mengatakan, kita sepatutnya bersyukur dipertemukan kembali dengan Ramadan dalam keadaan berhati lapang dan bahagia.

Masrur mengatakan, biasakanlah sahur karena di dalam sahur ada keberkahan. 

Ramadan merupakan ibadah yang spesial yang pahala sabarnya tidak terbatas, dijauhkan dari penyakit riya, dan berkesempatan bersedekah untuk orang lain.

Masrur mengakhiri dengan kisah doa malaikat Jibril yang diaminkan Rasulullah saw hingga tiga kali.

Doa yang pertama, celakalah yang mendatangi Ramadan yang penuh berkah namun tidak mendapatkan ampunan.

Kedua, celakalah orang yang menemukan ibu dan bapaknya yang renta atau salah dari keduanya, tetapi tidak menyebabkan orang itu masuk surga.

Ketiga, celakalah yang nama Muhammad Saw disebut dia tidak berselawat kepadanya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda