Berita Foto Lampung Timur

Narasumber Seminar Bulan Bahasa SMA Islam Terpadu Baitul Muslim Labuhanratu Lampung Timur, Naqiyyah Syam Ajak Siswa Rajin Menulis

Narasumber Seminar Bulan Bahasa SMA Islam Terpadu Baitul Muslim Labuhanratu Lampung Timur, Naqiyyah Syam Ajak Siswa Rajin Menulis

Seminar Bulan Bahasa SMA IT Baitul Muslim. | Dokumentasi

Seminar Bulan Bahasa SMA IT Baitul Muslim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Labuhanratu – Pendiri organisasi Tapis Blogger Naqiyyah Syam mengajak siswa dan siswi SMA Islam Terpadu Baitul Muslim, Labuhanratu, Lampung Timur, untuk rajin menulis.

Kata Naqiyyah, semua hal bisa menjadi bahan tulisan. Ia mendorong siswa menulis dengan minatnya, bisa menulis reportase, fiksi, dan sebagainya.

Ini disampaikan Naqiyyah hari ini di sekolah setempat dalam seminar menyambut Bulan Bahasa dan Pekan Literasi.

Naqiyyah memberikan sedikit tips untuk membangun kultur menulis. Ia menyarankan siswa banyak membaca. Kemudian, melakukan beberapa riset untuk menambah kualitas tulisan.

Misalnya, dengan banyak membaca beberapa novel untuk menghasilkan karya serupa dengan pengambilan sudut pandang yang unik.

Naqiyyah juga memberikan masukan agar pelajar berani mempublikasikan karya baik di media massa maupun media sosial.

Kata dia, karya yang dibuat bisa diminta dievaluasi atau dikomentari oleh kawan sebaya untuk mengukur apakah karya itu bisa dipahami atau tidak.

Ia menjelaskan, jangan patah semangat jika ada yang mengkritik karya yang kita buat.

“Justru itu yang bagus. Sebab, kita akan tahu karya itu bisa dinikmati atau tidak,” kata dia.

Naqiyyah menjelaskan, jika saat menulis kita menemui kebuntuan atau jenuh, ia menyarankan untuk relaksasi. Dari situ, akan muncul kembali ide.

Naqiyyah memberikan ilustrasi untuk menulis berdasar benda yang ada di sekitar. Misalnya, ujarnya, melihat kursi di sebelah kanan, mulailah menulis tentang kursi. Kemudian melihat meja, menulislah soal meja, dan demikian seterusnya.

Dari menjadikan benda di sekitar bahan menulis, kita bisa terampil dalam menyusun narasi. [Siti Nurrohma]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda