Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur juara umum Festival Pesantren Ke-7. | Ana Yulismawati

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa Lampung Timur jadi malam dinobatkan sebagai juara umum Festival Pesantren Ke-7 gelaran Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung.
Usaha tidak akan mengkhianati hasil. Mungkin itulah gambaran untuk perjuangan peserta asal ponpes ini dalam festival pesantren kali ini.
Tim ponpes ini, Almanar, juara I pada cabang lomba hadrah. Kemudian juara II untuk lomba kiraatul qutub, serta juara harapan I tilawah putra.
Prestasi yang mereka dapat tidak mereka peroleh dengan mudah. Banyak rintangan serta perjuangan yang harus mereka lakukan. Dengan moto mereka: datang dengan doa, pulang tidak sia-sia.
Dalam frasa global: veni, vidi, vici. Episode Kekaisaran Romawi sebagai penakluk mengenal istilah latin: Veni, vidi, vici. Tiga kata itu bermakna: saya datang, saya lihat, saya menang.
Frasa latin itu identik dengan Julius Caesar, Kaisar Romawi. Itu merupakan frasa yang ditulis Julius Caesar dalam surat kepada Senat Romawi pada sekitar 47 SM setelah memenangi pertempuran Zela.
Frasa yang dilontarkan raja kerajaan yang kini kita kenal sebagai Italia selanjutnya menjadi istilah untuk kejayaan penaklukan. Makna dari istilah itu berarti kemenangan yang didapat saat kedatangan kali pertama.
Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa sendiri merupakan pondok pesantren yang diklaim tertua ke-2 di Lampung. Pondok ini merupakan pondok salaf yang kental dengan hafalan Alquran pengajian kitab kuning yang masih ada sampai saat ini.
Mereka membuktikan, walaupun mereka datang dari pondok salaf, dapat bersaing di era digital ini. Mereka dapat bebas menunjukkan ekspresi.
Harapan mereka setelah ini adalah dapat mengajak dan membentuk santri berekspresi menunjukan prestasi dengan ikrar Pondok Pesantren Tri Bhakti At Taqwa: Bismillah Janji Betah oleh Upah Allahu Akbar. [Ana Yulismawati, Anggota Ekskul Jurnalistik Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan Lampung
