Wiyadi (tengah). | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Hasil survei Rakata Institute menyebutkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah yang notabene kader PDIP tertinggi di Bandar Lampung dalam konteks kandidat prsiden.
Menyikapi itu, Ketua DPC PDIP Bandar Lampung Wiyadi memilih tidak berkomentar.
“No comment kalau itu,” kata dia di Kafe Kiyo Jalan M Yamin, Rawalaut, hari ini pada acara rilis hasil survei Rakata Institute.
Wiyadi mengatakan, ketentuan capres ada pada Ketua Umum Megawati Sukarnoputri.
Wiyadi menghormati hasil survei. Secara berseloroh, Ketua DPRD Bandar Lampung itu mengatakan, “Lho kok Mbak Puan enggak masuk ya.”
Peserta rilis survei pun tertawa dengan canda Wiyadi. Termasuk pengurus DPW Partai Nasdem Lampung Rachmat Husein Darma Cane.
Wiyadi mengatakan, di partainya, kewenangan untuk capres memang ada di ketua umum.
“Itu hak prerogatif ketua umum. Kami ikuti saja,” ujarnya.
Rilis Rakata menempatkan Ganjar Pranowo dengan elektabilitas paling tinggi untuk kandidat Presiden oleh publik Bandar Lampung.
Direktur Eksekutif Rakata Institute Riska Melinda sebelumnya menjelaskan hasil itu dalam rilis hasil survei di Kafe Kiyo Rawalaut, Rabu, 17/8/2022. Rakata melakukan survei periode 1-5 Agustus 2022.
Riska mengatakan, populasi survei adalah warga Bandar Lampung yang berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah.
Jumlah sampel dalam survei sebanyak 420 orang dengan metode stratified random sampling dan memiliki toleransi kesalahan plus minus 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden, ujar Riska, diwawancarai lewat tatap muka dengan pewawancara yang terlatih.
Riska menjelaskan, usia responden kali ini terdiri dari usia 50 tahun ke atas dengan 32,58 persen, usia 41-50 tahun dengan 31,67 persen, usia 31-40 dengan 19,52 persen, usia 21-30 dengan 14,29 persen, dan usia di bawah 21 tahun dengan 1,67 persen.
Acara bertajuk Survei Kota Bandar Lampung: Preferensi Publik Bandar Lampung terhadap Parpol, Kandidat Presiden, Kandidat Gubernur Lampung, dan Kandidat Wali Kota Tahun 2022 ini juga dihadiri beberapa narasumber.
Mereka adalah Ketua DPC PDIP Bandar Lampung Wiyadi, pengurus DPW Partai Nasdem Lampung Rachmat Husein DC, Ketua Lembaga Advokasi Hukum Indonesia Raya DPD Gerindra Lampung Hermawan, dan Ketua Umum ALSHCI Eko Kuswanto. [Adian Saputra]
