Berita Foto Politik

Nyoblos Pada Masa Pandemi, Warga: Ngeri-Ngeri Sedap

Nyoblos Pada Masa Pandemi, Warga: Ngeri-Ngeri Sedap

TPS 06 Campang Jaya Bandar Lampung

Suasana saat pemungutan suara di TPS 06 Campang Jaya Bandar Lampung | Imelda Astari

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di delapan kabupaten/kota berlangsung hari ini, Rabu, 9 Desember 2020. Seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah dipersiapkan sedemikian rupa, menyesuaikan situasi pandemi.

Penerapan protokol kesehatan ketat di TPS membuat warga sedikit merasa aman ketika datang ke TPS. Sebab, warga tak mau ambil resiko tertular Covid-19.

Suryati (50), warga Campang Jaya, Sukabumi, Bandar Lampung mengaku sempat was-was tatkala hendak berangkat ke TPS. Namun setelah sampai di TPS, Suryati merasa lega, lantaran melihat ketatnya penerapan protokol kesehatan.

“Tadinya sempat ragu-ragu. Masa pandemi begini paling takut kalau ketemu orang ramai. Tapi ternyata tadi Alhamdulillah ketat protokol kesehatannya. Memang ngeri-ngeri sedap ya kalau lagi masa pandemi ini,” Kata Suryati kepada wartalampung.id Rabu pagi.

Ketua KPPS di TPS 06 Campang Jaya, Zikri Ahmad Safan mengatakan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan, sesuai aturan KPU. Ada 15 peraturan baru yang mesti ditaati.

Baca: Jangan Takut Nyoblos ke TPS, 15 Aturan Baru Ini Bakal Cegah Penyebaran Covid-19

“Penerapan protokol kesehatan hal wajib. Semua yang datang wajib pakai masker, lalu cuci tangan pakai sabun, menggunakan sarung tangan plastik sekali pakai, diperiksa suhu tubuh, dan menjaga jarak aman,” Kata Zikri saat ditemui di sela-sela tugasnya.

Di TPS 06 tersebut, terdapat 240 pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jadwal kedatangan warga dibagi dan telah disosialisasikan saat undangan diantarkan ke masing-masing pemilih. Per satu jam, ada 100 pemilih yang datang.

“Idealnya per jam itu 50 orang, tapi di TPS ini jumlahnya lebih dari 400 orang, jadi agar waktunya cukup, dibuat 100 orang per jam,” Kata dia.

Di TPS itu sebanyak tujuh orang KPPS dan dua orang Linmas yang bertugas. Berdasarkan hasil rapid test, tidak ada KPPS yang reaktif di TPS tersebut. Lengkap dengan Panwaslu, dan tiga orang saksi pasangan calon.

“Tadi pembukaan kotak surat suara disaksikan oleh panwaslu, tiga saksi paslon dan sejumlah masyarakat yang sudah hadir,” Tutupnya. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda