Semarak Tahun Baru Islam inisiasi Salimah Pesisir Barat. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Krui – Pengurus PD Salimah Pesisir Barat bersama PC Salimah Pesisir Utara dan Lemong menyambut Tahun Baru Islam 1444 H dan memperingati Hari Anak Nasional 2022 bersama anak yatim hari ini.
Acara seminar parenting diikuti ibu-ibu dan kelas mendongeng bersama anak-anak. Peserta sudah antusias berkumpul memenuhi Aula Kecamatan Pesisir Utara sejak pagi.
Acara dihadiri Kepala Dinas PPPAKB, Ketua Tim Penggerak PKK Pesisir Utara, perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Pesisir Barat, dan perwakilan donatur dari Kecamatan Pesisir Utara.
Ketua Pelaksana Marta Liani Arsan mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak. Ketua PD Salimah Pesisir Barat Maryuni berpesan agar membangun semangat baru dalam menyambut Tahun Baru untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia sehingga dapat menghadirkan anak yang berakhlak mulia.
Ketua Tim Penggerak PKK Pesisir Utara Desi Maryanti dan perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Pesisir Barat Arnani juga memberikan sambutan.
Kepala Dinas PPPAKB Budi Wiyono berharap acara ini dapat meningkatkan kualitas hak anak dan berkurangnya tingkat kekerasan pada anak. Ia berharap kerja sama bersama Salimah dapat memberi dampak positif bagi keluarga di Pesisir Barat.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis pemberian santunan anak yatim oleh perwakilan donatur dari Kecamatan Pesisir Utara Ikraruddin Rafni.
Seminar parenting dihadiri 46 peserta yang mengikuti materi dengan sangat antusias dan khidmat. Pemateri Srifatul Aini menyampaikan tahapan-tahapan pengasuhan berjenjang kepada anak semenjak dini yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Kelas mendongeng tak kalah seru. Sebanyak 54 anak menyaksikan penampilan yang sangat apik dari Lies Kartika yang berperan sebagai Ibu Darmi dan adinda Novelly berperan sebagai Darmi.
Mereka mendongengkan kisah legenda batu menangis yang berasal dari Kalimantan Barat. Gelak tawa anak- anak tak terhindarkan lagi. Kegembiraan mereka bertambah dengan banyaknya doorprize yang diberikan.
Acara dilanjutkan dengan pembagian santunan kepada 54 anak yatim berupa paket buku sekolah dan uang tunai. Harapannya ini dapat terus berlanjut dengan cakupan daerah yang lebih banyak. []
