Penglepasan mahasiswa KKN UIN Raden Intan Lampung. | Dok

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penglepasan mahasiswa KKN Melayu Serumpun Aceh 2022 oleh
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Intan Lampung Khumaidi Ja’far mengingatkan kepada mahasiswa agar menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi.
Menurutnya, KKN merupakan sarana pembelajaran mahasiswa untuk berkarya langsung di tengah-tengah masyarakat.
Demikian sambutan dari Ketua LP2M UIN Khumaidi Ja’far Raden Intan Lampung saat penglepasan mahasiswa KKN Melayu Serumpun di Gedung Rektorat UIN Raden Intan Lampung, Senin (20/6/2022).
Penglepasan ini diikuti sepuluh mahasiswa, Rektor, Ketua LP2M, dan lain-lain.
Kuliah Kerja Nyata (KKN) atau sering disebut dengan pengabdian masyarakat merupakan salah satu elemen penting dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, selain dari Pendidikan dan Penelitian.
Ketiga elemen ini pada dasarnya saling melengkapi satu sama lain, dengan tujuan agar eksistensi perguruan tinggi sebagai agen perubahan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Oleh sebab itu, keterpaduan antarelemen Tri Dharma Perguruan Tinggi ini merupakan sebuah tuntutan yang wajib dilaksanakan perguruan tinggi.
Di samping itu, KKN Melayu Serumpun sendiri merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif antara PTKIN se-Sumatera.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi LPPM UIN, IAIN, STAIN PTKIN se -Sumatera, disepakati bahwa pelaksanaan KKN Melayu Serumpun Angkatan III dilaksanakan di Provinsi Aceh di mana UIN Ar-Raniry Banda Aceh bertindak sebagai tuan rumah.
Hal ini bisa menjadi momentum untuk berinteraksi dengan pihak luar, universitas-universitas lain.
Tema utama KKN Tematik Melayu Serumpun Aceh PTKIN Se-Sumatera Angkatan III adalah “Pengembangan Pariwisata Halal dalam Budaya Melayu Serumpun.”
Ketua LP2M menekankan kepada mahasiswa agar menjaga nama baik kampus.
“Kami berpesan agar kalian bisa membawa diri, menjaga nama baik lembaga, menjaga akhlak, menjaga bendera kampus, dan menjaga kesehatan. Selain itu, yang menjadi bagian penting lainnya adalah kalian harus bisa menunjukkan prestasi dari kampus UIN Raden Intan Lampung.”
“Harapan dari kegiatan KKN Melayu Serumpun Aceh 2022 yaitu mahasiswa bisa melakukan kegiatan berkesinambungan dengan melayani masyarakat dalam memberikan solusi nyata dan mampu menciptakan suatu gerakan perubahan melalui kegiatan ini. Semoga manfaatnya bisa sampai keseluruh penjuru negeri,” ujar Wifayatul Amani, peserta KKN Melayu Serumpun Aceh 2022. [Neneng Nurhasanah, Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung]
