Abdul Hakim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim meminta Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat serapan anggaran. Ini disampaikan Hakim merespons evaluasi Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang menilai serapan realisasi serapan anggaran daerah lambat.
Jika serapan tidak berjalan maksimal, masyarakat tidak mendapatkan imbas positif dari bujet yang disediakan. Program yang mestinya bisa diterima masyarakat kemudian menjadi lama realisasinya.
Hakim mengatakan, ia sepakat serapan anggaran yang lambat ibarat penyakit komplikasi. Satu penyakit yang kemudian berimbas kepada penyakit lain. Jika serapan anggaran lama, kegiatan ekonomi juga mandek. Belanja yang mestinya bisa segera dilakukan dan membantu perputaran uang di masyarakat akhirnya mandek.
Hakim menyebutkan, persoalan serapan anggaran yang rendah ini ke depan mestinya tidak ada lagi. Ketidakmampuan pemda dalam serapan anggaran ini menjadi indikasi program tidak disusun dengan skala prioritas yang baik.
Hakim mengatakan, mesti ada akselerasi jika tidak ingin serapan anggaran ini menjadi penyakit komplikasi di tahun-tahun mendatang. Akselerasi juga sangat dibutuhkan karena Indonesia dinilai Hakim masih berada pada masa pandemi. Setidaknya transisi dari pandemi ke endemi atau pascapandemi.
Hakim meyakini, akselerasi realisasi anggaran bisa membantu masyarakat untuk menopang ekonominya pada masa sulit sekarang.
