Muhammad Basri. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dekan terpilih FKIP Unila Muhammad Basri meminta dukungan tenaga pendidik (tendik) maupun dosen, baik senior maupun junior. Ini penting untuk pengembangan FKIP ke depan.
Basri bilang, yang senior mengarahkan yang muda untuk memaksimalkan energi muda yang kuat.
Yang muda, kata dia, adalah kelompok balita. Balita maksudnya di bawah usia 50 tahun. Perkataan Basri sambil bercanda itu disambut gelak tawa di ruang pemilihan dekan kemarin.
Sementara itu, Ketua Senat FKIP Unila Farida Ariyani mengaku bersyukur atas berjalannya pemilihan dengan lancar.
Ia mengatakan, bangga dengan teman-teman senat yang berjumlah 16 orang yang sejak Februari hingga kemarin bekerja sama.
Farida dan bersama tim senat juga akan mengawasi kinerja dari pimpinan ke depan.
Ia berharap yang tidak baik diperbaiki.
“Kumpulkan yang lebih lebih, baru kita sampai. Buang yang kurang, itu prinsip jadi kalau ada kelebihan. Satukan semuanya, insyaallah kita bisa,” tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, Muhammad Basri terpilih sebagai dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (FKIP Unila) periode 2022-2026. Ia menyisihkan dua calon lainnya, yaitu Herpratiwi dan Nurhanurawati.
Basri unggul 24 suara dari 25 suara pemilih yaitu Senat FKIP Unila dan Rektor Unila, sedangkan satu suara tidak sah.
Proses pemilihan dilaksanakan menggunakan sistem coblos gambar calon di bilik suara secara bergantian. Pelaksanaan pemilihan dilaksanakan pada Selasa (24/5) di ruang sidang FKIP Universitas Lampung. [Bayu]
