Abdul Hakim. | Wartalampung.id

Wartalampung.id, Jakarta – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mendesak Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta maaf kepada umat Islam. Abdul Hakim menilai, pernyataan Macron bahwa Islam agama yang sedang mengalami krisis adalah sebuah kesalahan.
Ia juga meminta Macron meluruskan pandangan soal kebebasan berpendapat yang menyangkut Nabi Muhammad Saw. Abdul Hakim menilai, pernyataan Macron tidak memiliki dasar.
Bagi Abdul Hakim, kebebasan berpendapat mesti menghormati keyakinan umat Islam. Ia berpendapat, pernyataan Macron justru mencederai kebebasan berpendapat itu sendiri.
“Pernyataan Macron menodai agama dan nilai-nilai kemanusiaan. Juga mencederai demokrasi,” kata Abdul Hakim kepada wartalampung.id hari ini melalui pesan tertulis.
Abdul Hakim meminta Macron menarik kembali pernyataan tersebut. Ia juga menilai, pernyataan itu bisa memicu disharmoni antara Islam dan Barat. [Sugiono]
