Salvia Kamila. | Rian Late Flip

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Salvia Kamila cukup lama menjalani aktivitas sebagai model. Apalagi sejak SMP ia pernah masuk dalam sebuah agensi. Praktis, soal bergaya di depan kamera bukan sesuatu yang asing bagi dara cantik yang kini studi di sebuah SMA di Bandar Lampung.
Pekan lalu misalnya, ia menjalani sesi foto dengan rancangan ide dan kostum dari Moeskala. Hasilnya seperti yang tampak pada foto dalam artikel ini.
Lantaran sudah biasa, saat difoto, fotografer tidak mesti banyak mengarahkan. Via, sapaan akrabnya, refleks saja begitu bidikan kamera mengarah kepadanya. Sesekali fotografer memberikan arahan karena ada fokus yang mesti mereka bidik.
Soal konsep foto, gadis muda nan cantik ini menyukai foto yang formal atau pakaian yang konsepnya gelap. Buat Via, hal yang semacam itu menjadi lebih keren dan unik.
Ia bercerita, awal difoto juga deg-degan karena baru pertama kali. Namun, lambat laun semakin menikmati. Ia berusaha menikmati setiap sesi foto yang datang kepadanya.
Meski demikian, jika disuruh memilih, ia lebih suka berada pada ruangan yang tertutup atau indoor ketimbang outdoor. Buat Via, tampil di outdoor itu bikin pulasan wajahnya lebih cepat lepek.
“Kalau indoor lebih cerah aja. Kalau outdoor terlalu cepet lepek,” kata dia.
Yang menarik, Via juga tak sungkan untuk menyebut bilangan rupiah jika diajak foto. Apalagi yang memang konsepnya jelas dan ada produk yang mesti ia promosikan. Via jujur bahwa kadang ia melakukan negosiasi untuk bayaran yang diterimanya sebagai model. Syukurnya, fotografer juga memahaminya dengan baik.
Walaupun begitu, ada kalanya juga ia sekadar membantu menjadi model tanpa bayaran sama sekali. Kepada fotografer yang mengajaknya sekadar mengisi waktu dan menambah koleksi foto di galeri Instagram-nya @salviakamilaa_, Via juga mahfum. Ia tidak meminta bayaran untuk hal itu.
Soal nominal, Via tidak menyebut. Ia mengatakan, kebanyakan kesepakatan saja dengan fotografer atau pihak pengordernya.
Via memang cantik. Kebanyakan fotografer menilai dara manis ini lebih enak dipotret dalam pulasan make up yang tipis-tipis. Mereka menyukai wajah Via yang sangat natural.
“Kalau kata mereka sih, aku terlihat cantik kalau natural. Ada juga yang bilang, aku terlihat cantik aslinya ketimbang hasil foto, hahahaha,” kata dia.
Soal make up, Via juga tidak menemui kendala. Ia sejak dini memang sudah punya talenta dalam dunia rias-merias. Kalau sekadar untuk dirinya sendiri, ia sudah mahir. Termasuk juga me-make up orang lain.
Ia mengaku sering ikut me-make up model lain jika ada event foto bersama. Bagi Via, ia lebih menyukai foto beauty dibanding foto katalog. Ia juga mengaku senang banget dengan hal yang girly. Untuk foto vintage pun, Via mengaku menyukainya.
Satu hal yang dihindari adalah tawaran foto konsep yang seksi dan terbuka.
“Aku enggak terima foto untuk yang terbuka. Karena emang enggak dizinin orang tua kecuali foto bride atau pengantin,” kata dia.
Untuk sekarang, Via mengaku tidak begitu menekuni dunia foto ini. ia sedang fokus sekolah. Rasa kangen difoto saja yang kadang membuatnya mengiyakan ajakan berfoto.
“Kalau aku sih sebenarnya belum seberapa menekuni banget soal model. Sekarang aja sebenarnya lagi enggak nge-job. Cuma kadang kayak pengen aja. Sebenarnya mau lanjut nekunin model lagi nanti setelah lulus SMA,” kata dia.
Yang jelas, untuk sukses di sekolah dan dunia model, Via bilang menjaga ibadah dengan baik dan doa. Kemudian harus serius dan terus belajar.
”Jangan pernah langsung ngerasa puas sama hasil,” kata cewek kelahiran 13 Juli itu.
Via juga menyukai sesuatu yang baru. Ia bilang sekarang malah sedang menyukai nail art dan make up. Sukses ya, Via. []
