Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Laznas Dewan Dakwah Ajak Belanja Lebaran Yatim dan Duafa

Laznas Dewan Dakwah Ajak Belanja Lebaran Yatim dan Duafa

Laznas Dewan Dakwah bersama Madrasah Relawan Regional Lampung melakukan kegiatan Bahagiakan Yatim Duafa. | Dokumentasi

Laznas Dewan Dakwah bersama Madrasah Relawan Regional Lampung melakukan kegiatan Bahagiakan Yatim Duafa. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Ramadan adalah bulan berbagi dan membahagiakan mereka yang kurang beruntung. Laznas Dewan Dakwah bersama Madrasah Relawan Regional Lampung melakukan kegiatan Bahagiakan Yatim Dhuafa di Toko Surya Rumah Belanja Jatimulyo dengan adik-adik LKSA M Natsir Jatiagung dan PPTQ Muhammad Natsir, Ahad,  17/4/2022.

Sebanyak 34 santri berbelanja kebutuhan mereka masing-masing untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran. Terukir raut bahagia di wajah mereka ketika sedang memilah-milih kebutuhan apa yang mereka butuhkan.

Kegiatan belanja ini  didampingi Ketua LKSA Ustaz Eko Susanto, beserta musrif dan dibantu oleh Madrasah Relawan Regional Lampung.

Setiap anak membawa satu keranjang mereka memilih barang, makanan, tas sekolah, dan kebutuhan sehari-hari sampai keranjang penuh.

“Senang  bisa belanja, boleh belanja apa aja yang kita mau. Banyak makanan dan punya tas baru,” kata Arif, salah seorang penerima kegiatan Bahagiakan Yatim.

Direktur Laznas Cipto Wadi mengatakan, orang-orang yang menanggung anak yatim dan mengasihinya, Allah akan melembutkan hatinya dan mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Sebab, orang yang mengasihi anak yatim, akan menjadi figur orang tua bagi mereka. Kasih sayang yang diberikan kepada anak yatim akan melembutkan hatinya.

“Kekerasan hati manusia bisa berasal dari akhlak yang buruk, seperti dengki, dusta, kikir dan sebagainya,” ujarnya.

Laznas Dewan Dakwah mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk ikut serta membahagiakan anak yatim melalui santunan terbaik ke rekening 861111109400/CIMB Niaga atas nama Laznas Dewan Dakwah Lampung.

“Kegiatan ini dapat memberikan rasa bahagia di hati anak-anak yatim sehingga tidak merasa sedih ketika teman lain tercukupi kebutuhannya,” kata Cipto Wadi. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda