Sinergi Pemuda Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Para mantan pimpinan Cipayung Plus resmi membentuk wadah Sinergi Pemuda Indonesia (SPI). Koordinator Sinergi Pemuda Indonesia dipimpin oleh kelima presidium utama, Susanto Triyogo (Mantan PJs Ketua Umum PP KAMMI) Iqbal Muhammad Dzilal (Mantan Ketua Umum PP HIMA PERSIS), Ari Sutrisno (Mantan Ketua Umum PP HIKMAHBUDHI), Kornelis Jacob Galanjinjay (Mantan Ketua Umum GMKI), dan Husin Tasrik (Mantan Ketua Umum PII)
Susanto Triyogo mengungkapkan, tujuan berdirinya Sinergi Pemuda Indonesia (SPI) ini untuk menghimpun sinergitas antarelemen pemuda dari seluruh Indonesia. Pasalnya, banyak tantangan kebangsaan yang akan kita hadapi ke depan. Utamanya mengenai bonus demografi, disintegrasi sosial, hingga potensi ancaman serius geopolitik dan geoekonomi luar negeri.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2019, penduduk usia produktif masih mendominasi. Persentase laki-laki dan perempuan di usia produktif (15-64 tahun) sekitar 67,6 %. Sedangkan penduduk usia belum produktif hanya sekitar 26-27 %.
Berdasarkan data tersebut, SPI sebagai gerakan pemuda harus ikut mengawal dan terlibat dalam proses perencanaan serta mengajak semua pihak untuk mempersiapkan diri.
Iqbal mengatakan, jangan sampai bonus demografi ini menjadi bencana demografi. Apalagi Indonesia didaulat menjadi Presidensi G20. Indonesia akan jadi sorotan dunia.
Selain itu, Ari Sutrisno menegaskan, Sinergi Pemuda Indonesia berusaha menyebarluaskan gerakannya hingga ke pelosok negeri. Ia meyakini Indonesia ini milik bersama dan harus dirawat bersama.
”Tidak boleh ada perbedaan satu sama lain,” ujarnya dalam rilis.
Suasana humanis, gotong royong, dan rasa persaudaraan harus senantiasa kita pupuk demi tercapainya kemajuan bangsa.
Dalam waktu dekat, Sinergi Pemuda Indonesia akan menggelar sarasehan pemuda Indonesia dengan menghadirkan tokoh-tokoh bangsa dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kornelis menambahkan, sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai Pancasila, kebinekaan harus menjadi garda terdepan persatuan bangsa. []
