Muthmainah atau Ety Sadila | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kedai kuliner yang semuanya dikelola anak-anak asuhan Sahabat Difabel Lampung (Sadila) dalam waktu dekat buka di kantor PLN Tanjungkarang di Jalan Pangeran Diponegoro.
Selama beberapa bulan ini, anak-anak asuhan Sadila sudah mencoba beberapa menu, di antaranya nasi hijau, nasi kopi, dan minuman segar. Mutmainnah dari Sadila mengatakan, semua menu bebas dari penyedap rasa instan. Semua bumbu dan rempah, kata Eti Sadila, sapaan akrabnya, asli racikan dan tidak ada yang instan.
“Kami ada quality control. Kalau terasa ada penyedap rasa, masakan enggak lolos untuk dipasarkan. Semua wajib bebas dari MSG,” kata Eti usai sosialisasi tahapan pilkada gelaran Relawan Demokrasi Basis Disabilitas kemarin di Kantor Forum CSR Lampung, Selasa, Minggu, 29/11/2020.
Eti yang juga interpreter kaum tunarungu ini mengatakan, kualitas masakan anak-anak asuhan Sadila ini semakin enak. Awalnya, kata dia, rasanya belum mencapai harapan.
“Tapi semakin ke sini semakin enak. PLN sudah jadi langganan. Beberapa kantor juga pesan ke sini untuk menu makan siangnya,” kata Eti yang pada debat publik pilkada Lampung Tengah 4 November nanti bertugas menjadi interpreter.
Baca: Menu Makan Siang Sosialisasi Tahapan Pilkada Bandar Lampung Nasi Hijau Bikinan Difabel
Eti bilang, menu andalan adalah nasi hijau yang merupakan citarasa daun suji ditambah rempah. Ada pula nasi kopi yang rasanya ia klaim tidak kalah enak. Ia senang, acara KPU dihadirkan menu kuliner racikan anak asuh Sadila yang kebanyakan tunarungu.
Sosialisasi kali ini dihadiri sejumlah difabel di Bandar Lampung dengan dua narasumber yakni Sekretaris KPU Bandar Lampung Suprihatin dan komisoner Robiul. [Adian Saputra]
