Pelatihan kewirausahaan Salimah Lampung Tengah. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Lampung Tengah – PD Salimah Lampung Tengah mengadakan Pelatihan dan Pendampingan Kewirausahaan di Lampung Tengah di Aula Muhammadiyah Boarding School Poncowati, Sabtu (27/11).
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung tengah, Kasi Bimas Islam, ketua PD Salimah Lampung Tengah, dan owner PB Lampung Tengah serta 70 peserta kegiatan.
Pelatihan ini mengambil tema “Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan dan Ide Bisnis Kreatif di Masa Pandemi.”
Ketua panitia, Yusnaini Fauziah mengawali memberikan sambutan pertama. Ia memaparkan bahwa kegiatan ini bisa berjalan karena bantuan dari Kemenag pusat.
Ia mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan.
Pada acara sambutan kedua, Ika Swastika Prihatini menjelaskan bahwa kerja sama ini terjalin antara PD Salimah Lampung Tengah dengan Kemenag pusat melalui Bimas Islam pusat terutama dalam hal pembinaan ekonomi masyarakat.
Ia mengharapkan semoga dengan bantuan mesin jahit ini akan sangat bermanfaat bagi UKM Salimah ke depannya.
Kepala kantor Kementerian Agama Lampung Tengah, Farid Wajedi, memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan ini.
Farid menyampaikan bahwa, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah mendukung dan memberikan apresiasi terhadap PD Salimah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan perbaikan pendapatan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta meningkatkan pengembangan usaha ekonomi bagi perempuan khususnya.
“Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah juga berupaya untuk terus mendukung setiap kegiatan sosial kemasyarakatan dan keagamaan yang bersifat untuk membangun bangsa khususnya di kabupaten Lampung Tengah,” paparnya.
Kata Farid, pada masa pandemi seperti ini, salah satu cara yang efektif adalah dengan kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan dan pengembangan keterampilan yang akan mendorong kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Serta akan menciptakan perubahan signifikan, terutama dalam masa krisis. Ketika kecermatan dan ketangguhan perempuan berhasil mengubah kesulitan menjadi kesempatan.
Di akhir arahannya ia berharap dengan adanya pelatihan dan pendampingan ini, PD Salimah akan lebih maju dan terus berkembang dalam memajukan ekonomi umat.
Acara selanjutnya diserahkannya bantuan mesin jahit dari bimas Islam pusat oleh Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Lampung Tengah kepada Ika Swastika Prihantini.
Pihak Kemenag Lampung Tengah menyerahkan 4 mesin jahit guna menunjang kegiatan PD Salimah Lampung Tengah.
Berikutnya pemaparan materi pelatihan dan pendampingan kewirausahaan oleh Kasi Bimas Islam Kabupaten Lampung Tengah Ahmad Tajudin dan owner PB Swalayan Nur Ngazizah.
Ahmat menyampaikan materi mengenai peran umat Islam dalam meningkatkan perekonomian keluarga.
Sedangkan wanita yang kerap disapa Mbak Nora menyampaikan “Kiat Wirausaha Eksis.”
Acara ditutup dengan sejumlah tanya jawab dan sesi foto bersama. [Maya, Humas PD Salimah Lampung Tengah]
