
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sebanyak 15.300-an anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Bandar Lampung mulai kemarin menjalani rapid test di puskemas setempat.
Rapid test dilakukan untuk menerapkan protokoler kesehatan bagi petugas KPPS. Pasalnya, kesehatan petugas KPPS adalah satu dari 12 hal baru di TPS pada pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung 9 Desember mendatang.
Ketua KPU Bandar Lampung Dedy Triyadi mengatakan, jika ada anggota KPPS yang hasil tes rapid-nya reaktif, akan diganti oleh yang lain. Sedangkan untuk pelantikan KPPS diserahkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap kelurahan.
“Ini untuk menghindari kerumunan dan penerapan protokoler kesehatan,” kata Dedy hari ini kepada wartalampung.id.
Dedy mengatakan, kesehatan anggota KPPS adalah hal penting dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 9 Desember mendatang. Selain rapid test, pada hari H semua anggota KPPS juga mengenakan alat pelindung diri lengkap. Dari mulai masker, face shield, dan sarung tangan plastik. Dedy berharap semua anggota KPPS yang dirapid test menunjukkan hasil nonreaktif.
“Jika ada yang reaktif, akan digantikan oleh yang lain,” kata Dedy. [Adian Saputra]
