Warung Makan Teteh Judes. | Wahfiudin

Wartalampung.id, Jatiagung– Kisah menarik dialami oleh Nisa Amelia, mahasiswi IAI An-Nur Jatiagung Prodi Manajemen Pendidikan Islam.
Ia adalah pemilik Warung Makan Teteh Judes. Usaha yang berawal dari keraguan akhirnya sekarang memiliki dua cabang Warung Makan Teteh Judes.
Berawal dari hobinya berburu kuliner, Nisa berencana untuk mendirikan sebuah warung makan Teteh Judes. Namun Ibunya sempat ragu akan rencana Nisa yang akan membangun usaha tersebut.
“Waktu tahun 2019 pernah kepikiran buka usaha warung makan ayam geprek. Lalu aku berusaha ngobrol sama ibuku cuma ia masih ragu jadi belum jalan sampai tahun 2020,” kata Nisa, Senin (20/9/2021).
Nisa menjelaskan ia berusaha meyakinkan kembali Ibunya dengan cara uji coba membuat ayam geprek. Atas tindakannya tersebut Ibunya yakin akan usaha Nisa untuk membuka Warung Makan Teteh Judes.
Nama tersebut sendiri berasal dari Nisa yang sering dipanggil Teteh Judes (Cuek) oleh teman-temannya.
Oleh karena itu Nisa memberi nama Warung Makan tersebut dengan nama Warung Makan Teteh Judes, Judes sendiri adalah akronim dari juaranya pedes.
“Awalnya cuma 1 ekor ayam itu bisa habis 3 sampai 4 hari. Alhamdulillah sekarang sampai 10 ekor ayam setiap hari,” kata Nisa.
Nisa sempat menceritakan perjuangannya mencari ruko strategis untuk usahanya tersebut, namun terdapat konflik.
“Dapat kontrakan ruko, ternyata malah konflik sama pemilik. Aku aakhirnya memberanikan diri untuk buat ruko sendiri,” kata dia.
Nisa mengaku menu spesialnya memang ayam geprek. Tetapi Warung Makan Teteh Judes juga mempunyai berbagai jenis menu makanan yang bisa dinikmati pelanggannya.
Saat ini Warung Makan Teteh Judes memiliki dua cabang, yaitu berada di Desa Karang Pucung dan Desa Pamulihan Kecamatan Way Sulan, Lampung Selatan.
Atas perjuangannya tersebut, Nisa mengaku omzet Warung Makan Teteh Judes mencapai lebih dari Rp4 juta setiap bulan.
Ia berharap Warung Makan Teteh Judes semakin berkembang dan bisa mempunyai banyak cabang di Indonesia.[Wahfiudin, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UBL].
