Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

Pengelola PAUD Cahaya Bunda Telukbetung Timur Harap Tahun Ini Bisa Tatap Muka

Pengelola PAUD Cahaya Bunda Telukbetung Timur Harap Tahun Ini Bisa Tatap Muka

PAUD Cahaya Bunda. | Fadilla Qamilia

PAUD Cahaya Bunda. | Fadilla Qamilia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dampak pandemi covid-19 juga dirasakan tenaga pendidik termasuk guru PAUD dan taman kanak-kanak.

Terkendalanya tatap muka cukup berpengaruh terhadap keberlangsungan kegiatan belajar-mengajar.

Kegiatan belajar-mengajar anak-anak PAUD dan TK dinilai kurang efektif.

Pasalnya, metode belajar anak-anak PAUD atau taman kanak kanak adalah belajar sambil bermain.

Hal ini juga dirasakan oleh guru PAUD Cahaya Bunda, Telukbetung Timur, Bandar Lampung.

Setiap hari para guru hanya bisa mengontrol kegiatan secara daring, memberi tugas dan arahan lewat aplikasi WhatsApp.

Itu dirasa kurang efektif mengingat cara belajar anak PAUD dan TK berbeda dengan cara belajar anak-anak SMP dan SMA.

Kepala PAUD Cahaya Bunda, Nuraini, mengatakan, kegiatan belajar dari rumah dirasa kurang efisien.

“Seharusnya anak-anak belajar sambil bermain, bernyanyi, dan hal menyenangkan lainnya,” kata Nuraini, Rabu, 8/9/2021.

Hal lain yang juga menjadi beban pikiran adalah tidak bisa melihat perkembangan belajar anak-anak.

“Apa yang anak bisa dan tidak bisa,” kata dia.

“Kami tidak bisa melihat perkembangan anak-anak. Kalau tidak melihat langsung bagaimana menilainya,” kata Nuraini.

Nuraini juga menjelaskan harapannya untuk kondisi yang berlangsung saat ini.

Ia berharap pandemi ini cepat berakhir dan kegiatan menjadi normal.

“Semoga tahun ini bisa tatap muka lagi,” ujarnya. [Fadilla Qamilia, Mahasiswi Komunikasi FISIP UBL]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda