Berita Foto Ruwajurai Bandar Lampung

BEM Fakultas Pertanian Unila Cetak Sejarah, Seribuan Mahasiswa Baru Tanam Pohon Serentak

BEM Fakultas Pertanian Unila Cetak Sejarah, Seribuan Mahasiswa Baru Tanam Pohon Serentak

Penanaman pohon oleh seribuan mahasiswa baru Fakultas Pertanian Unila. | Dokumentasi

Penanaman pohon oleh seribuan mahasiswa baru Fakultas Pertanian Unila. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) merupakan salah satu ajang untuk menyambut mahasiwa baru.

Event tersebut berlangsung setiap setahun sekali. Setiap universitas memiliki caranya tersendiri untuk menyambut mahasiswa baru salah satunya pada Universitas Lampung.

Berkaca pada sebelumnya, Universitas Lampung selalu membuat inovasi untuk menyambut mahasiswa barunya dengan berbagai event seperti Papermob.

Namun dengan adanya pandemi ini membuat berbagai universitas khususnya pada Universitas Lampung mengalami perbedaan keaadaan yang menuntut untuk adanya inovasi supaya mahasiswa baru tetap merasakan PKKMB yang semestinya.

Pada 21 Agustus 2021, BEM Fakultas Pertanian telah melaksanakan kegiatan PKKMB secara daring. PKKMB memiliki euforianya tersendiri.

Dalam rilis BEM Fakultas Pertanian disebutkan, tahun ini dibuat iklim yang berbeda jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada dasarnya Iklim tersebut merupakan inovasi baru yaitu penanaman pohon secara virtual. Ajang ini dibuat dikarenakan di perguruan tinggi di Lampung belum ada sehingga pihak BEM berinisiatif membuat terobosan.

Karena acara ini dilakukan dengan cara virtual dengan jumlah masa yang terbanyak yaitu 1;.044 mahasiswa baru sehingga dapat mencetak sejarah.

Acara pada saat itu membuat mahasiswa baru lebih paham akan proses menjadi petani sesungguhnya yaitu dengan cara bagaimana memilih bibit yang unggul, menanam serta merawat bibit supaya menghasilkan buah yang terbaik.

Penanaman pohon itu layaknya generasi milenial pada saat ini. Di mana mereka harus menyiram serta memupuk tumbuhan yang ditanam. Menyiram dengan arti belajar serta berusaha dan memupuk dengan cara berdoa.

Hingga pada akhirnya mereka akan menjadi buah yang unggul serta dapat dinikmati oleh banyak orang. Dan juga berdasarkan filosofi jawa yaitu “yen pengen urip sepuluh tahun nanduro wit-witan, yen pengen urip selawase nanduro kebajikan”. Maknanya, jika ingin hidup sepuluh tahun maka tanamlah pepohonan dan jika ingin hidup selamanya tanamlah kebaikan.

Oleh sebab itu diharapkan mahasiswa baru memahami arti dari filosofi penanaman pohon tersebut. Sehingga mereka memiliki pribadi yang lebih baik.

“Jika ingin berkembang, kita harus bersedia menjadi bibit yang harus siap untuk ditanam di dalam tanah sebelum menjadi pohon yang berbuah lebat,” kata Gubernur BEM Fakultas Pertanian M Robbi Wichaksono dalam rilis.

Ia menambahkan, pada saat menjadi bibit, kita harus siap dengan segala keadaan. Ketika ditanam di tanah seperti tempat yang gelap dan tempat yang tidak dianggap orang. Mungkin ini seperti pada kondisi sekarang yang dimana kita kehilangan orang serta ditempatkan di tempat yang penuh dengan tekanan.

Padahal, ujarnya, itu adalah sebuah proses serta pengalaman yang seharusnya dapat dilewati supaya menjadi bibit yang berkualitas. Sehingga pada akhirnya bibit tersebut akan tumbuh dan berbuah lebat serta dapat dinikmati.

PKKMB cara mengenalkan antara mahasiswa baru dengan fakultas. Dengan kegiatan ini, mahasiswa baru lebih mengerti tentang fakultas walaupun secara daring.

Kegiatan PKKMB ini dibuat dengan nuansa yang berbeda yaitu terdapat proses penanaman pohon secara virtual. Sehingga dengan adanya acara tersebut mahasiswa baru dapat lebih memahami dan peduli terhadap alam.

Robbi berharap mahasiswa baru lebih paham akan menjadi petani sesungguhnya dari mulai memilih bibit yang unggul, menanam serta merawat bibit yang mereka tanam sehingga dapat menghasilkan buah yang baik.

Ia juga berharap mahasiwa baru lebih peduli akan kondisi alam yang mengalami pemanasan pemanasan global. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda