Bisnis

8 Boks Dagangan Lapak Kukusan “Untung” Ludes Dibeli Peserta Smanda Fun Walk

8 Boks Dagangan Lapak Kukusan “Untung” Ludes Dibeli Peserta Smanda Fun Walk

Lapak kukusan "Untung" ramai dibeli peserta Smanda Fun Walk. | Nathania Shakira

Wartalampung.id, Bandar Lampung — Gelaran Smanda Fun Walk Gempita Smanda Bangga yang berlangsung pada Sabtu ini, 20 Desember 2025, di lapangan SMAN 2 Bandar Lampung, turut diramaikan oleh kehadiran sejumlah pelaku UMKM yang berjualan di area acara.

Salah satu stan yang mencuri perhatian pengunjung adalah UMKM Kukusan “Untung”.

UMKM ini menjajakan berbagai jenis makanan kukus, seperti telur puyuh, telur ayam, kentang, jagung, talas, pisang, edamame, labu kuning, dan aneka kukusan lainnya.

Antusiasme pengunjung terlihat tinggi. Arvina selaku pemilik usaha menjelaskan ia membawa delapan boks dagangan dari rumah, dan berhasil habis terjual hanya dalam hitungan beberapa jam.

Arvina mengungkapkan, keikutsertaannya dalam bazar ini merupakan pengalaman pertama, mengingat usaha kukusan yang dijalankannya baru berusia satu bulan.

Menurut dia, bazar UMKM di rangkaian Smanda Fun Walk ini bukan hanya menjadi ajang berjualan, tetapi juga sarana silaturahmi, memperluas relasi, dan promosi usaha.

Ia juga tidak menampik adanya kendala, terutama karena usaha yang masih baru sehingga perangkat pendukung promosi belum disiapkan secara maksimal.

“Karena memang baru satu bulan berjalan, jadi kartu nama, stiker, dan media sosial belum ada. Ke depan itu pasti akan disiapkan, apalagi sekarang usaha harus punya medsos,” ujarnya.

Arvina menceritakan perjuangan di balik persiapan dagangan. Malam sebelum acara, ia harus berburu bahan baku ke beberapa pasar meski diguyur hujan.

“Perjuangannya luar biasa, tapi terbayar. Jadi tahu rasanya ikut bazar dan dapat gambaran untuk ke depannya,” katanya.

Selain berjualan, stan Kukusan “Untung” juga dilengkapi banner berisi informasi edukatif mengenai manfaat dari bahan-bahan kukusan yang dijual, sebagai nilai tambah bagi pengunjung.

Ke depan, Arvina berharap UMKM dapat semakin maju dan berkembang, serta mendapat pendampingan, terutama bagi pelaku usaha yang masih kurang memahami promosi digital.

“Harapannya ada pendampingan, informasi, atau link jadwal bazar supaya kami lebih mudah dapat akses peluang dan kenalan baru,” tutupnya. [Nathania Shakira]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda