Berita Foto Bisnis

15 Tahun Jual Sayur Matang, Sulastri Pagi-Sore ke Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan

15 Tahun Jual Sayur Matang, Sulastri Pagi-Sore ke Asrama 2 Mahad Al Jamiah UIN Raden Intan

Sulastri. | Winda

Sulastri. | Winda

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sulastri adalah pedagang sayur matang keliling. Sulastri memiliki tiga anak. Anak yang pertama bekerja di Jakarta, anak kedua SMA, dan anak ketiga masih TK.

Suami Sulastri mempunyai pekerjaan yang tidak tetap atau kerja serabutan.

Kepada wartalampung.id, Sulastri mengatakan, ia berjualan untuk membantu ekonomi keluarga. Pengeluarfan rutin selain kebutuhan sehari-hari adalah uang sekolah anak dan membayar kontrakan.

Sulastri memaparkan, ia berkeliling dari rumahnya di daerah Sabah Balau, Lampung Selatan, ke Asrama 2 Mahad Al Jamiah di Perumahan Taman Prasanti 2, Sukarame, setiap pagi dan sore.

Soal keuntungan, kata dia, tidak menentu. Namun, dari pengalaman selama ini, saban hari Sulastri rata-rata mengumpulkan Rp300 ribu-Rp400 ribu.

Sulastri menjelaskan, ia mulai memasak sejak jam 12 malam. Ia mesti lebih dini bersiap karena jam enam pagi ia mesti berkeliling menjajakan sayur matang buatannya. Membeli bahan masakan ia lakukan usai berjualan.

Semua makanan dan gorengan yang Sulastri jual adalah hasil olahan tangannya.

Sulastri mengaku, ia sudah berjualan sayur matang ini selama 15 tahun. Awalnya ia hanya berjualan menggunakan sepeda.

Ia mengatakan, usaha ini merupakan usaha turun-temurun dari kakeknya.

Sulastri optimistis dalam menjalani hidup meski kadang ban sepeda motornya bocor kala hendak diajak berkeliling berjualan. [Sakira Aurel Aszahra/Winda]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda