Pembekalan mahasiswa KKN Tematik perlindungan perempuan iniasi Dinas PPPA Lampung. | Adian Saputra
WARTALAMPUNG.ID, BANDAR LAMPUNG – Tim wartalampung.id, Adian Saputra dan Sekar Sari, memberikan pembekalan pembuatan konten media sosial kepada mahasiswa KKN Tematik di Gedung Pusiban, kompleks Pemprov Lampung, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung. Kegiatan diikuti 100 mahasiswa yang terdiri dari 60 mahasiswa UIN Raden Intan Lampung dan 40 orang dari Universitas Aisyah Pringsewu (UAP)
Selama KKN, mahasiswa ditargetkan membuat tiga unggahan kampanye utama di media sosial. Konten tersebut wajib memuat edukasi anti-perdagangan orang, penjelasan prosedur Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan gerakan anti-kekerasan terhadap perempuan.
Dalam pembekalannya, Adian Saputra menekankan pentingnya aspek informed consent atau izin jelas.
Mahasiswa wajib meminta izin verbal maupun tertulis sebelum mendokumentasikan warga, terutama anak-anak dan lansia. Selain itu, mahasiswa harus menghormati adat serta norma kesopanan dan berpakaian di lokasi setempat.
Sementara itu, Sekar Sari mengingatkan agar konten yang diproduksi berfokus pada solusi dan respek. Mahasiswa diminta menampilkan potensi lokal serta kontribusi positif program kerja secara objektif dan memberdayakan.
Terakhir, perlindungan privasi sangat ditekankan dengan menjaga kerahasiaan identitas, dokumen penting, dan nomor kontak pribadi warga desa.
Sekar Sari juga memberikan panduan teknis pembuatan konten audio-visual yang menarik. Ia menjelaskan secara detail mengenai teknik pengambilan gambar, penyusunan teks yang efektif, pengaturan komposisi visual, hingga proses editing video.
Sekar mengingatkan agar hasil produksi tetap fokus pada solusi dan respek dengan menampilkan potensi lokal secara objektif. Ia juga melarang keras penyebaran data pribadi atau identitas warga demi menjaga privasi.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengampanyekan isu-isu krusial Dinas PPPA secara kreatif, etis, dan aman di digital. []

Tinggalkan Komentar Anda